Networking

Membagi Bandwidth Adil per User di MikroTik dengan PCQ (Per Connection Queue)

June 18, 2026 at 12:00 PM
Membagi Bandwidth Adil per User di MikroTik dengan PCQ (Per Connection Queue)

Kalau user masih sedikit, pakai Simple Queue per IP masih masuk akal. Tapi begitu pengguna mulai banyak (puluhan–ratusan), bikin queue satu-satu akan ribet dan berat.

Di sinilah PCQ (Per Connection Queue) kepakai. Dengan PCQ, kamu bisa:

  • Membagi bandwidth secara otomatis dan adil ke semua user.
  • Tidak perlu bikin satu queue per IP.
  • Cukup set satu queue untuk satu subnet, PCQ yang akan membuat sub-queue per user di belakang layar.

Artikel ini fokus pada konsep dan template praktis untuk penggunaan harian.


1. Apa Itu PCQ di MikroTik?

PCQ (Per Connection Queue) adalah tipe queue di MikroTik yang otomatis membuat sub-antrian untuk setiap koneksi/user berdasarkan kriteria tertentu (biasanya IP).

Kamu hanya menentukan:

  • Total bandwidth yang mau dibagi.
  • Rate per user (opsional, bisa juga dibiarkan dinamis).
  • Classifier, misalnya:
    • dst-address untuk download (per IP tujuan di LAN).
    • src-address untuk upload (per IP sumber di LAN).

PCQ cocok untuk:

  • WiFi kantor.
  • Hotspot cafe/kos.
  • RT/RW Net dengan banyak user.

2. Kapan Harus Pakai PCQ?

Beberapa tanda kamu butuh PCQ:

  • User banyak, dan kamu tidak ingin maintain rule satu per IP.
  • Kamu ingin semua user kebagian kurang lebih sama ketika jaringan sibuk.
  • Kadang ada 5 user online, kadang 30 user — dan kamu ingin pembagian adaptif.

Contoh:

  • Total bandwidth 50 Mbps.
  • Ketika 5 user online → masing-masing bisa dapat sekitar 10 Mbps.
  • Ketika 20 user online → masing-masing dapat sekitar 2–3 Mbps.

PCQ akan mengurus pembagian ini sesuai konfigurasi queue type.


3. Contoh Skenario: WiFi Kantor 30 User

Anggap:

  • Total bandwidth internet: 50 Mbps download, 20 Mbps upload.
  • Jaringan LAN/WiFi: 192.168.88.0/24.
  • Semua user di subnet ini dianggap sama (tidak dibedakan paket).

Tujuan:

  • Membagi bandwidth secara adil ke semua IP di 192.168.88.0/24.
  • Tidak ada satu user yang bisa menghabiskan semua bandwidth.

4. Langkah 1: Buat Queue Type PCQ

Buka Queues → Queue Types.

4.1 PCQ untuk Download

  1. Klik “+”.

image

  1. Name: PCQ-DOWN.
  2. Kind: pilih pcq.
  3. Field penting:
    • pcq-rate: misalnya 0 untuk dinamis, atau isi jika ingin batas per user, misalnya 5M.
    • pcq-classifier: centang dst-address (karena download menuju IP klien).
  4. Klik OK.

image

4.2 PCQ untuk Upload

  1. Klik “+” lagi.
  2. Name: PCQ-UP.
  3. Kind: pcq.
  4. pcq-rate: 0 atau angka yang kamu mau (misalnya 2M per user).
  5. pcq-classifier: centang src-address (karena upload berasal dari IP klien).
  6. Klik OK.

image

Catatan:

  • Jika pcq-rate = 0, PCQ akan membagi rata sesuai total bandwidth queue.
  • Jika pcq-rate diisi, itu jadi batas per user (per sub-queue).

5. Langkah 2: Implementasi dengan Simple Queue

Cara paling mudah memakai PCQ sehari-hari adalah menggabungkannya dengan Simple Queue.

Buka Queues → Simple Queues.

  1. Klik “+”.

image

  1. Tab General:
    • Name: LAN-PCQ.
    • Target: 192.168.88.0/24.

image

  1. Tab Advanced:
    • Queue Type: pilih PCQ-UP untuk upload dan PCQ-DOWN untuk download (kombinasi PCQ-UP/PCQ-DOWN).

image

  1. Tab Limits:
    • Max Limit:
      • Download: 50M.
      • Upload: 20M.
  2. Klik OK.

Dengan pengaturan ini:

  • Total bandwidth subnet 192.168.88.0/24 dibatasi di 50/20 Mbps.
  • Di dalamnya, PCQ akan membagi bandwidth secara adil ke setiap IP yang aktif.
  • Ketika user sedikit → mereka dapat bandwidth lebih besar.
  • Ketika user banyak → masing-masing otomatis mengecil supaya tetap adil.

6. Variasi: PCQ di Queue Tree

Untuk jaringan yang lebih kompleks (misalnya RT/RW Net atau kantor dengan banyak segmen), PCQ sering digabung dengan Queue Tree.

Flow-nya mirip:

  1. Buat Queue Type PCQ (seperti langkah di atas).
  2. Gunakan mangle untuk tandai traffic upload/download.
  3. Di Queue Tree, buat:
    • Parent download dengan queue PCQ-DOWN.
    • Parent upload dengan queue PCQ-UP.

Ini memberi kontrol lebih detail, tapi juga butuh pemahaman tambahan soal mangle dan parent queue. Untuk pemula, mulai dulu dari Simple Queue + PCQ sudah cukup.


7. Tips Praktis Menyetel PCQ

Beberapa tips saat main PCQ:

  • Mulai dengan pcq-rate = 0
    Biarkan PCQ bagi rata sesuai Max Limit queue. Kalau sudah paham pola, baru mainkan pcq-rate per user.

  • Monitor sub-queue
    Di Simple Queue atau Queue Tree, kamu bisa expand queue dan melihat sub-queue yang dihasilkan PCQ (satu per IP). Ini membantu melihat siapa yang aktif.

  • Gabungkan dengan batas total
    Selalu set Max Limit di queue utama, supaya total tidak melampaui paket ISP.

  • Hati-hati dengan FastTrack
    Kalau kamu mengandalkan mangle + Queue Tree + PCQ, rule FastTrack default bisa membuat beberapa trafik tidak lewat queue. Untuk Simple Queue + PCQ per subnet biasanya masih oke, tapi selalu cek jika queue tidak jalan.


8. PCQ vs Simple Queue Biasa: Kapan Pakai Yang Mana?

Ringkasnya:

  • Simple Queue per IP:

    • Cocok untuk user sedikit, IP tetap, dan kamu ingin kontrol per user secara manual.
    • Tapi jadi repot ketika user banyak dan sering berubah.
  • PCQ:

    • Cocok untuk banyak user yang ingin diperlakukan “setara”.
    • Tidak perlu bikin rule satu per satu — cukup target subnet, PCQ yang urus di belakang layar.

Contoh:

  • WiFi kantor 30 user → PCQ + Simple Queue sangat ideal.
  • RT/RW Net puluhan user dengan paket seragam → PCQ juga sangat membantu.
  • Kalau paket beda-beda → bisa gabung dengan Address List & mangle (seperti di Hub 4), kemudian di dalamnya PCQ membagi per user di paket yang sama.

Dengan memahami PCQ, kamu sudah punya senjata penting untuk bagi rata bandwidth tanpa pusing maintain puluhan Simple Queue manual. Selanjutnya kamu bisa kembangkan:

  • PCQ per paket di RT/RW Net.
  • PCQ untuk hotspot Mikrotik.
  • PCQ + Queue Tree untuk kontrol full di jalur upload dan download.

Wanna Know More About Us?

Contact us via WhatsApp

Have any questions? Message us directly on WhatsApp for the fastest response.